Santri Representasi Nabi

Santri Representasi Nabi

Syair Hari Santri Nasional 2021

Bismillaah,
Santri menggenggam ajaran ASWAJA
Walaupun bernapas di mana saja
Meskipun menjadi raja
Atau hebat selincah ninja

Santri merayakan maulid
Membaca Sirah Nabawiyah berjilid-jilid
Kepada ulama bertaklid
Agar keilmuan valid

Santri sungguh tawadhu’
Ketika kiai sedang duduk
Jalan membungkuk
Seperti orang rukuk

Santri senang membaca ratib
Sungguh siap menjadi khatib
Salat wajib diiringi rawatib
Agar hidup terbiasa tertib

Santri membaca istighatsah
Menghilangkan semua masalah
Agar hidup berkah
Rezeki banyak dan melimpah

Santri senang berzikir
Agar cerdas berpikir
Hidup tak perlu khawatir
Apalagi merasa getir

Santri menjadi pendakwah
Menebar Islam ramah
Ceramah penuh mahabbah
Memberi uswah hasanah

Santri membendung paham radikal
Melalui akhlak dan kearifan lokal
Sejak dini perlu ditangkal
Dari ajaran yang merusak akal

Santri menjunjung toleransi
Menaati perintah kiai
Suka menghormati kanan-kiri
Atas perbedaan di negeri ini

Santri boleh kuliah di Barat
Tapi tetap bersikap moderat
Ketika kembali, mengangkat harkat
Orang miskin dan melarat

Santri adil memandang
Yang menghina, jangan ditendang
Menyembunyikan pedang
Menyulam dengan selendang

Santri harus berpikir seimbang
Di tengah ajaran bergelombang
Di antara pribadi yang bimbang
Di tengah tujuan bercabang

Santri menaungi pancasila
Dengan senang hati dan rela
Dari ancaman dan kendala
Dari orang yang mencela

Santri melawan penjajah
Walaupun darah membasahi wajah
Tetap menyerang dan menjelajah
Atau bertahan dengan pola gajah

Santri mencintai negara
Dengan berbagai cara
Termasuk melakukan upacara
Hormat terhadap bendera

Santri pandai kitab kuning
Karena sudah di-training
Sukses sesuai planning
Menjadi cerdas dan bening

Santri boleh kuliah doktor
Berkreasi sebagai motivator
Jangan jadi provokator
Apalagi menjadi koruptor

Santri mengatur waktu
Buku menjadi sekutu
Yang sudah menyatu
Agar hidup bermutu

Santri menjadi perekat
Di tengah masyarakat
Jangan jadi pelaknat
Agar hidup tidak kualat

Santri menjadi pejabat
Rakyat makmur adalah akibat
Bantuan tak pernah telat
Kehadirannya seperti obat

Santri banyak membaca buku
Menyimpan uang saku
Hindari pergaulan yang berliku
Agar masa depan tidak beku

Santri percaya diri
Memiliki motivasi tinggi
Untuk menggapai mimpi
Di masa depan nanti

Santri berkarakter lembut
Akhlak menjadi atribut
Malapetaka harus dicabut
Agar umat menyambut, Wallaahu A’lam.

Oleh: Samsuriyanto, S.Kom.I.,M.Sos.

Penulis, adalah Santri yang menulis delapan buku, saat ini sedang khidmah sebagai Sekretaris LTN NU Waru Sidoarjo.

Pos terkait