PPKM Oleh Presiden, Berkait Penerimaan Santri Baru Pesantren Nurul Jadid Keluarkan Edaran

Probolinggo, KoranIndonesia.co – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Ir. H. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia, maka Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo melalui klinik Az-Zainiyah mengeluarkan surat edaran dengan Nomor : NJ- J/04/062/A. VIII/07.2021, sebagai anjuran bagi santri yang ditanda tangani Direktur Klinik Az-Zainiyah. Adapun isi suratnya sebagai berikut:

Bacaan Lainnya
  1. Mempercepat jadwal kedatangan calon santri baru ke tempat penerimaan.
  2. Menambah jam pelayanan penerimaan santri baru yang sebelumnya berakhir pukul 16.00 WIB menjadi pukul 18.00 WIB.
  3. Meminta kepada calon santri baru untuk melakukan tes Swab RT- PCR, Swab Antigen atau GeNose C19 di daerah masing-masing sebelum keberangkatan untuk mempercepat layanan dan mengurangi antrian.
  4. Memberikan dispensasi bagi calon santri baru yang berasal dari zona merah atau zona hitam untuk datang tidak sesuai jadwal penerimaan sampai daerah calon santri baru dinyatakan aman. Surat dari Klinik tersebut disampaikan kepada panitia penerimaan santri baru 2021, selanjutnya PSB mengeluarkan surat edaran dengan nomor : NJ-E/PSB/028/A.III/07.2021, berikut isi suratnya.
  5. Calon santri baru beserta maksimal 2 pengantar diharapkan untuk melakukan tes Swab RT-PCR (berlaku 3×24 jam) atau Swab Antigen (berlaku 3×24 jam) atau GeNose (berlaku 1×24 jam) di daerah masing-masing dengan tetap menyesuaikan kebijakan pemerintah daerah setempat.
  6. Dihimbau kepada calon santri baru untuk mempercepat kedatangan (Herregistrasi dan penyerahan) dengan membawa ketentuan poin 1.
  7. Menambah jam pelayanan pesantren menjadi 08.00 – 18. 00 WIB yang ditanda tangani ketua panitia Ustaz Misbahul Munir.

Anjuran PPKM tentang pelayanan agar masyarakat yang ingin mendaftarkan santri baru mengikuti PPKM yang berlaku sesuai standar protokol kesehatan.

Reporter : MH | Editor : Gerardin Ferari

Pos terkait