Rapat Kerja KPEU MUI Jatim, Prioritaskan Tiga Program Strategis

Rapat Kerja KPEU MUI Jatim, Prioritaskan Tiga Program Strategis

Probolinggo, KoranIndonesia.co – Komisi Pemberdayaan Umat (KPEU) Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur menggelar rapat kerja 2021. Tema yang diusungnya adalah “Memberdayakan Ekonomi Untuk Kemaslahatan Umat, Sabtu (03/03/21), di aula mini Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) merupakan program unggulan dan strategis yang direkomendasikan oleh musyawarah daerah MUI Jatim.

Bacaan Lainnya

“KPEU MUI Jatim harus bersinergi dengan komisi-komisi yang lain, di antaranya dengan komisi kajian dan fatwa, komisi pendidikan dan pelatihan,” ungkap KH. Abdul Halim Soebahar dalam sambutannya.

Ia menambahkan, saat ini bukan lagi memantapkan diri super hero tapi harus memantapkan lembaga sebagai super tim, ada tim yang sangat kuat sekaligus kekuatan super tim itu yang nantinya akan memberikan jaminan bahwa komisi ini bisa berlangsung secara baik.

Di sisi lain, Pengurus harus berdaya dulu, baru memberdayakan umat. Di Majelis  Ulama Indonesia itu murni tempat berkhidmat untuk bangsa dan umat, dan kehadirannya pun ditunggu MUI Kabupaten dan Kota.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, SE, M.M. Pembahasan pada rapat kerja KPEU MUI saat ini fokus kepada program strategis.

“Pemberdayaan UMKM dan pemberdayaan ekonomi pesantren, penciptaan wirausaha baru sebagai basis program,” katanya.  

Sebagai tuan rumah kami sangat bangga dan bahagia dipercaya untuk melayani MUI khususnya KPEU MUI Jawa timur.

“Tentu dalam harapan acara ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat bangsa dan negara Kami siap melayani apapun yang di perlukan tentu sebatas dengan kempampuan dan keterbatasan yang kami miliki,” ucap KH. Abdul Hamid Wahid sebagai tuan rumah sekaligus Wakil Ketua KPEU MUI Jawa Timur.

Dalam kegiatan ini, sebagai pembicara utama, Prof Mas’ud Said mengetengahkan poin-poin yang bisa dilakukan KPEU MUI antara lain, pengembangan ekonomi harus bermula dari apa yang kita punya dan berdasarkan data, gerak ekonomi perlu menimbang proyek strategis yang dirancang pemerintah pusata dan daerah.

“PMDN Jawa Timur tertinggi di seluruh Indonesia dibandingkan Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Demikian pula, APBD Jawa Timur adalah di antara tertinggi secara nasional,” ungkapnya.

Hadir pada acara tersebut pengurus MUI, pengurus KPEU Jawa Timur dan beberapa undangan dari berbagai jejaring KPEU MUI Jatim.

Sumber : Mushaf | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait