Ditanggapi Tidak Profesional, MPP Jatim Laporkan Timsel KPID Jatim ke Ombudsman

Ditanggapi Tidak Profesional, MPP Jatim Laporkan Timsel KPID Jatim ke Ombudsman

Surabaya, KoranIndonesia.co – Kelompok Masyarakat yang menamakan diri sebagai Masyarakat Peduli Penyiaran Jawa Timur (MPP Jatim) mendatangi kantor Ombudsman RI perwakilan Jawa Timur di Jl. Ngagel Timur, No. 56, Surabaya (25 Februari 2021), untuk melaporkan tim seleksi KPID Jawa Timur yang dianggap tidak profesional dalam menjalankan rekrutmen calon anggota KPID Jatim periode 2021-2024.

Hasan Sodikin, ketua Masyarakat Peduli Penyiaran Jawa Timur yang diwawancarai oleh Santrinews disela sela penyerahan berkas laporannya di kantor ombudsman Jawa Timur mengungkapkan bahwa ikhwal laporan ini berangkat dari keperihatinannya terhadap carut marutnya proses rekrutmen KPID Jatim yang dianggap kurang profesional.

Bacaan Lainnya

“Kami mengadukan perihal kejanggalan-kejanggalan yang terjadi berkaitan dengan Rekrutmen yang dilakukan TIMSEL KPID Jatim, yang menurut kami patut diduga terjadi maladministrasi serta kurang profesinal sehingga kami menganggap, TIMSEL KPID Jatim kurang mampu melaksanakan Rekrutmen dimaksud,” kata Hasan.

Hasan menambahkan bahwa pihaknya sudah mengumpulkan bukti bukti permulaan yang cukup sebagai dasar pengaduannya ke ombudsman, selain mengadu kepada ombudsman pihaknya mengaku juga akan berkirim surat kepada DPRD Jawa Timur.

“Kami sudah mengumpulkan bukti bukti yang cukup sebagai dasar aduan kepada ombudsman, selain itu kami juga akan berkirim surat kepada DPRD Jawa Timur dengan tembusan Presiden dan Gubernur Jawa Timur,” tambah hasan.

Musaffa menambahkab Pihak ombudsman sudah menerima berkas pengaduan dari Masyarakat Peduli Penyiaran Jawa Timur terkait ketidak Trasparan Pantia Seleksi KPID dan dugaan  Maladministrasi pada tanggal 25 Februari 2021 dan akan menindak lanjuti.

Sumber : Muhlis Arifin | Editor : Firdausi

Pos terkait