Wabup Sumenep Tinjau Proyek PATM di Desa Lebeng Barat Kecamatan Pasongsongan

Wabup Sumenep Tinjau Proyek PATM di Desa Lebeng Barat Kecamatan Pasongsongan

SUMENEP, koranindonesia.co – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi meninjau langsung pembangunan proyek Pompa Air Tanpa Motor (PATM) di sumber lembung Dusun Gluguran Desa Lebeng Barat Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Achmad Fauzi mengatakan, tujuan meninjau ke lokasi, dalam rangka melihat langsung proses pengerjaan proyek irigasi dengan teknologi pompa air tanpa motor.

Bacaan Lainnya

“Kami meninjau proyek ini, dalam rangka melihat langsung proses pengerjaan dan pembangunannya serta memastikan proyek ini berjalan dengan lancar,” kata Achmad Fauzi saat kunjungan ke lokasi proyek, Jum’at (3/7/2020).

Suami dari ibu Nia Kurnia ini mengatakan, pemerintah kabupaten sumenep telah memprogramkan PATM ini sejak tiga tahun lalu, tetapi baru terealisasi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep tahun 2020 ini.

Wabup berharap, pembangunan proyek PATM ini kelak bisa memperbaiki perekonomian masyarakat setempat dan bisa mengairi hamparan sawah di Desa Lebeng Barat dan sekitarnya.

” Saya berharap dengan pembangunan PATM ini, masyarakat tidak lagi kesulitan untuk mengairi sawahnya. Dan dapat meningkatkan panen. Dari semula hanya sekali setahun dengan sistem tadah hujan, semoga bisa menjadi tiga kali setahun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan pertanian yang didukung dengan air demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sehingga diharapkan mendukung masyarakat guna menyukseskan program pemerintah daerah itu.

Sementara itu Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid menambahkan, bak reservoir (penampungan udara) ada 17 pompa udara dengan debitnya minimal 9 liter per detik setiap pompa udara. Dan mampu mengairi sawah seluas 105 hektare.

Diketahui Proyek PATM tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Sumenep tahun 2020 dengan nilai Kontrak Rp 4,8 miliar. (Rafie)

Pos terkait