Sumenep Tingkatkan Kewaspadaan & Kesiapsiagaan Penanggulangan Covid-19

SUMENEP, koranindonesia.co-Bupati Sumenep Dr. Abuya Busyro Karim didampingi Kapolres, Dandim 0827, Kajari, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama dalam jumpa Press di Pendopo Karaton Sumenep Selasa, 24 Maret 2020 mengatakan, orang dalam resiko (ODR) sampai pukul 07.00 sebanyak 690 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) 12 Orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada.

Bupati dua periode ini, menghimbau khususnya kepada masyarakat sumenep yang ada diluar kota untuk tidak pulang kampung dulu, hal ini bertujuan untuk mencegah menyebarnya Covid-19.

” Saya menghimbau untuk masyarakat sumenep yang berada diluar kota agar tidak pulang dulu supaya tidak membawa penyebaran Covid-19 sampai situasi membaik dan aman”, ujarnya.

Mantan Ketua DPRD dua periode ini mengatakan, orang yang baru pulang dari luar daerah, semisal Jakarta, Bali, Malaysia atau umroh bisa berpotensi dan berisiko bagi penyebaran Covid-19. Dan datanya sudah kami kantongi,” ujarnya dengan santai.

Lebih lanjut suami Nur Fitriyana ini mengatakan, tim gabungan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumenep terus berupaya melakukan sosialisasi bersama masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan cara melakukan penyemprotan dan sterilisasi tempat umum.

Selain itu Pemkab Sumenep juga sedang membeli kamar sterilisasi untuk ditempatkan ditempat-tempat kedatangan orang seperti terminal, pelabuhan dan kantor kecamatan agar tim lebih mudah untuk menangani Covid-19.

” Pemkab sedang membeli kamar sterilisasi untuk ditempatkan ditempat-tempat kedatangan orang seperti terminal, pelabuhan dan kantor kecamatan agar tim lebih mudah untuk menangani permaslahan Covid-19″, pungkasnya.

Untuk itu, dibutuhkan kesadaran bersama dalam mencegah penyebaran virus corona ini. Salah satunya, membuat disinfektan di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona. Cukup menggunakan cairan pemutih dan semprotkan sehari dua kali, pada pagi dan sore hari. (Ari)

Pos terkait