Moch. Eksan: Impor Tak Terelakkan karena Kebutuhan Garam Nasional Meningkat

Moch. Eksan: Impor Tak Terelakkan karena Kebutuhan Garam Nasional Meningkat

Sumenep, KoranIndonesia.co – Kebijakan impor garam 3 juta ton adalah keniscayaan di tengah melemahnya produktivitas garam lokal serta meningkatnya kebutuhan garam nasional. Hal tersebut disampaikan Moch. Eksan, mantan anggota DPRD Jawa Timur saat menjadi pembicara dalam kegiatan webinar nasional yang diselenggarakan Komite Pemuda Madura (KOPMA) dengan tajuk “Urgensi Impor di Tengah Melemahnya Produktivitas Garam Lokal” Jum’at (2/7/21).

Menurut Eksan, impor menjadi sesuatu yang tidak terelakkan jika melihat kebutuhan garam secara nasional yang mencapai 4,6 juta ton. “dalam memenuhi kebutuhan dan keterbatasan garam nasional, maka kebijakan impor menjadi keniscayaan yang tidak terelakkan. Faktanya, kebutuhan garam secara nasional tahun ini mencapai 4,6 juta ton, sedangkan impor garam sebanyak 3,07 juta ton,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Eksan juga menegaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan garam nasional yang mencapai 4,6 juta ton. Hal tesebut disebabkan karena produk lokal belum bisa memenuhi kebutuhan industri dalam negeri sehingga impor menjadi keniscayaan yang tidak bisa dihindari. “Dalam konteks menyikapi melemahnya produktivitas garam lokal yang tidak mampu memenuhi kebutuhan industri dalam negeri maka keputusan impor menjadi opsi terbaik. Maka, kedepan harus ada upaya transpormasi produksi garam lokal sehingga mampu menampilkan produk garam yang konsisten sesuai dengan kebutuhan industri dalam negeri,” ujarnya.

Reporter : Muhlis Arifin | Editor : Gerardin Ferari

Pos terkait