Memanfaatkan Kekayaan Alam Sumenep, Komisi IV DPRD Sumenep buat Raperda pemberdayaan Desa Wisata

Sumenep, Koranindonesia.co – Untuk pemulihan ekonomi pasca Covid -19 Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah membuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pemberdayaan Desa Wisata.

Hal tersebut dijelaskan anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami’oeddin. Pihaknya menyampaikan, potensi wisata yang dimiliki Sumenep baik alam, pantai, sejarah maupun religi cukup melimpah.

Disamping bertujuan mendukung dan memaksimalkan pengembangan potensi wisata yang dimiliki setiap desa, lahirnya regulasi bertujuan menjaga kearifan lokal (local wisdom).

Sami’oeddin menjelaskan, lewat Raperda Pengembangan Desa Wisata, ke depan harus ada kolaborasi antara dinas yang satu dengan yang lainnya.

“Harus ada kolaborasi, seperti Disbudporapar menggandeng Dinas Pertanian, wisata yang ada dikembangkan ke sektor pertanian misalnya, ada wisata petik melon, wisata petik jagung manis, dan sejenisnya,” kata Politisi senior PKB ini menguraikan, Minggu (11/09)

Saat ini, untuk naskah akademik Raperda usul prakarsa legislatif itu, tengah dilakukan kajian oleh Tim Universitas Brawijaya sebelum dilakukan pembahasan di DPRD.

Menurutnya, Raperda Pemberdayaan Desa Wisata nantinya akan mengatur soal dukungan daerah dalam pengembangannya baik dari sisi pendampingan maupun bantuan keuangan, termasuk pembangunan infrastruktur.

“Pengelolaan dan lingkungannya, lebih-lebih kenyamanan dan keamanannya perlu kita jamin, makanya Perda tersebut kami inisiasi,” tutupnya

Pihaknya berharap, wisata yang dikelola oleh desa dapat menggerakkan ekonomi masyarakat desa sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Harapan kami ketika Raperda Pengembangan Desa Wisata sudah ada, maka akan mempermudah meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di tingkat desa,” pungkasnya.

Reporter : Ratih | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait