Kepala KUA Rubaru: Kesiapan Mental Anak Penting dalam Pernikahan

Kepala KUA Rubaru: Kesiapan Mental Anak Penting dalam Pernikahan

Sumenep, KoranIndonesia.co – Kantor Urusan Agama, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Jawa Timur mencatat bahwa angka Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk sebagaimana yang tercatat pada papan grafik NTCR pertahun 2020 sangat bervariatif. 

Hanya saja dalam perinciannya, untuk pernikahan (N) tetap menjadi angka yang tertinggi yakni 227 data. Sementara untuk kasus Talak, Cerai (TC) mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yakni 12 kasus. Dan untuk kasus Rujuk (R) sama sekali tidak ada.

Bacaan Lainnya

Kepala KUA Kecamatan Rubaru, Abdul Hamid, S.Ag, dalam menjawab beberapa pertanyaan awak media KoranIndonesia.co, menyisipkan bahwa pertahun 2020 kasus TC ada penurunan bahkan pada awal 2021 pihaknya belum menemukan kasus tersebut.

“Untuk beberapa bulan ini kami masih belum menerima laporan terkait kasus Talak dan Cerai,” ucapnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, beliau menuturkan bahwa dalam beberapa tahun belakangan pihaknya selalu memberikan pengarahan dan himbauan kepada masyarakat supaya dalam menikahkan putra-putrinya tidak hanya memandang bahwa menikahkan anak adalah tanggung jawab orang tua tetapi mempertimbangkan pendidikan, mental serta kesiapan anak  merupakan sikap yang sangat penting. 

“Dalam beberapa kesempatan kami sering menghimbau masyarakat supaya mereka memperhatikan pendidikan dan kesiapan mental anaknya,” ujar Abdul Hamid

Selain itu, sosialisasi yang beliau lakukan juga bermaksud untuk menghindarkan masyarakat dari kenyataan yang tidak diinginkan pasca pernikahan semisal pertengkaran.

Parahnya, lanjut Abdul Hamid, tidak hanya pertengkaran, terkadang terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dipicu oleh minimnya pendidikan dari kedua belah pihak sehingga ketika KDRT telah bergejolak dalam sebuah rumah tangga maka kemungkinan akan berimbas pada perceraian.

Reporter : Shofi Abidillah | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait