Petani Tembakau Desa Panyerangan Alami Kekurangan Air

Sampang, KoranIndonesia.co – Musim tembakau, musim yang selalu ditunggu-tunggu para petani, khususnya petani di Desa Panyerangan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang.

Keringnya cuaca di musim kemarau tahun ini, Membuat petani kebingungan karena sebagian tanaman tembakau kekurangan air. Kondisi ini akhirnya mengganggu pertumbuhan tanaman dan memicu terjadinya penurunan produktivitas tembakau.

Bacaan Lainnya

Padahal idealnya tembakau disiram sedikitnya dua hari sekali. Namun dengan situasi air yang terbatas, penyiraman hanya bisa dilakukan empat sampai lima hari sekali. Akibatnya, pertumbuhan tembakau menjadi lambat dan kurang maksimal.

“Semoga kedepannya ada turun hujan, agar produktivitas tembakau maksimal, “tutur salah satu petani tembakau di Desa Panyerangan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang”, Kamis (7/5).

Reporter : Rohman | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait