Warga Pesisir Timur Pademawu Pamekasan Mendapat Edukasi Tentang Cukai Dan Bahaya Rokok Ilegal

Warga Pesisir Timur Pademawu Pamekasan Mendapat Edukasi Tentang Cukai Dan Bahaya Rokok Ilegal
Perwakilan Bea Cukai Madura Saat Mensosialisasikan Tentang Penggunaan DBHCHT Dan Pentingnya Pemahaman Cukai.

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Beberapa Desa yang ada di Kecamatan Pademawu yang berada dalam kawasan Pesisir Timur diberikan penjelasan untuk lebih memahami cukai dan bisa memahami tentang rokok ilegal.

Tak hanya itu, mereka para warga, juga di berikan pemahaman tentang manfaat dari penggunaan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) dihari ketiga blusukan, Rabu (8/9/2021).

Bacaan Lainnya

Sebanyak 5 Desa yang ikut dalam acara tersebut diantaranya, Desa Jarin, Desa Pademawu timur, Desa pegagan, Desa Padelegan, Desa Majungan dan Desa Baddurih.

Acara yang menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 tersebut, bertempat di Balai Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan yang juga dihadiri oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimca), Pemdes, BPD, dan Poktan.

“Kami Bea Cukai Madura bersama Pemkab Pamekasan berupaya untuk memutus penyebaran rokok ilegal melalui sosialisasi cukai dan penegakan hukum di lapangan,” kata Kepala Seksi Kepatuhan Internal Dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Zainul Arifin.

“Tak lupa, manfaat penggunaan DBHCHT untuk kemaslahatan yang akan dikembalikan pada masyarakat setempat juga kami sampaikan dalam sosialisasi ini. Tentunya, agar bisa disampaikan dengan benar kepada seluruh masyarakat melalui perwakilan yang mengikuti acara ini,” sambung Zainul sapaan akrabnya.

Aparat desa dan peserta yang hadir merasa memiliki pengetahuan baru soal cukai rokok yang ada. Di samping itu, mereka akhirnya bisa memahami, bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima dari pungutan Cukai.

“Kami merasa terbantu dan mendapatkan pengetahuan baru soal cukai dalam meningkatkan pendapatan negara sekaligus bermanfaat untuk masyarakat melalui DBHCHT,” Ungkap Kepala Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Muzakki.

“Dengan adanya upaya edukasi dan sosialisasi tentang cukai ini masyarakat menjadi lebih paham akan pentingnya cukai dan tahu manfaat besarnya untuk kita, sehingga semua manfaat dapat segera kita rasakan,” tutup Kades Muzakki.

Reporter : Adv/AF | Editor : MA

Pos terkait