Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tembakau, Pemkab Pamekasan Gunakan DBHCHT untuk Adakan Sekolah Lapang

Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tembakau, Pemkab Pamekasan Gunakan DBHCHT Untuk Adakan Sekolah Lapang
Ilustrasi Foto Petani Tembakau.

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengadakan sekolah lapang tembakau. Mereka diajari dan dipraktikkan untuk penanaman tembakau dan meningkatkan produktivitas hasil tembakaunya.

Perlu diketahui, sekolah lapang tembakau sudah terlaksana sejak bulan Juli 2021 lalu dan diakui akan terus dikembangkan semaksimal mungkin agar tercapainya produktivitas tembakau terbaik dari Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Achmad Suaidi menyebutkan, sekolah lapang tembakau diperuntukkan bagi 10 kelompok tani (Poktan) yang berada di kecamatan sentra penghasil tembakau.

Nantinya, mereka diberikan fasilitas berupa bantuan mesin prajang lengkap dengan gensetnya. Kemudian, mereka meyiapkan lahan seluas setengah hektare untuk masing-masing kelompok untuk dijadikan praktek menanam dan membudidaya tembakau secara baik dengan menggunakan bibit tembakau varietas Prancak 95.

“Varietas itu disebar di seluruh kecamatan sentra penghasil tembakau,” Kamis, 9 September 2021.

Suaidi berharap dengan diadakannya kegiatan sekolah lapang tembakau tersebut. Diharapkannya dapat menghasilkan petani yang bisa meningkatkan hasil budidaya dengan baik.

“Tiap sekolah lapang berjumlah 25 orang. Maka secara keseluruhan sudah bisa mengcover paling tidak 250 anggota kelompok tani peserta sekolah,” paparnya.

Reporter : Adv/Milky | Editor : SD

Pos terkait