Sosialisasi DBHCHT di Pamekasan Sasar Ke Sejumlah Pondok Pesantren

Sosialisasi DBHCHT di Pamekasan Sasar Ke Sejumlah Pondok Pesantren

Pamekasan, KoranIndonesia.coBea Cukai Madura, Jawa Timur terus berupaya melakukan edukasi edukasi, sosialisasi tentang Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 dan Barang Kena Cukai (BKC) kepada masyarakat di Madura.

Tidak hanya itu suka juga akan melakukan sosialisasi ke jumlah pondok pesantren di beberapa tempat hal itu dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang depresiasi dan juga rokok ilegal.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Zainul Arifin mengatakan materi sosialisasi yang disampaikan kepada santri berkaitan dengan ketentuan dan Perundang-undangan tentang cukai. Kemudian memberikan pemahaman terkait tupoksi, peran Bea Cukai Madura dan pemanfaatan DBHCHT.

“Itu disampaikan karena masih banyak masyarakat yang tidak paham secara detail,” jelas Zainul Arifin, Jum’at, 20 Agustus 2021.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka memahami undang-undang dan rokok ilegal dan serta beacukai Madura dan manfaat DBHCHT.

“Dana Bagi Hasil yang diterima Pemkab di Madura, terbesar di Pamekasan Rp 64,5 miliar,” ujarnya.

Reporter : Adv/SD | Editor : MA

Pos terkait