Permudah Izin Operasional Sekolah PAUD, Disdikbud Pamekasan Siapkan ‘Klinik Mantap’

PAMEKASAN, koranIndonesia.co-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menyiapkan klinik mantap untuk mempermudah proses perizinan lembaga satuan PAUD.

Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini mengatakan tujuan disiapkan klinik mantap ini untuk memberikan pendampingan atau fasilitas kepada Lembaga PAUD agar bisa mengurus izinnya dengan mudah dan cepat. Sebab, banyak lembaga yang masih belum memiliki izin operasional atau masa berlaku izin operasionalnya habis.

“Klinik Mantap untuk membantu lembaga PAUD/ TK agar operasionalnya beres semua, targetnya 100 persen tahun 2023 ini izin operasional selesai,” jelas Mantan Kabag Kesra Pamekasan tersebut, Jum’at, (25/11).

Menurutnya, banyak lembaga PAUD yang sudah memanfaatkan klinik mantap tersebut, sehingga banyak yang selesai melakukan izin operasionalnya.

“Dari 975 lembaga, sekarang yang sudah izin operasional sudah separuh,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kapala Bidang PAUD Pamekasan, Khalidi mengatakan latar belakang terbentuknya klinik mantap tersebut, akibat banyaknya lembaga yang izin operasionalnya habis.

Sehingga dengan adanya hal itu, maka pihaknya melakukan launching tersebut untuk memberikan pendampingan dan pengawalan kepada mereka.

“Klinik Mantap untuk membantu teman- teman, yang pertama mensosialisasikan, kedua menginventaris permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan seperti apa, kenapa mereka enggan melakukan pengurusan apa yang mereka alami, kita mencoba mencarikan solusi, seperti itu,” jelasnya.

“Ternyata, alhamdulillah pada launching, yang baru 275 sudah melakukan izin, setelah itu sampai saat ini itu sudah 350, berarti sangat signifikan, target kami sampai akhir Desember ini 400 lembaga sudah, insyaallah ini akan tercapai,” tambahnya.

Selai itu, Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana PAUD dan Non-Formal Disdikbud Pamekasan, Taufik Hidayat mengungkapkan, pihaknya mendapat banyak apresiasi dari lembaga PAUD terkait terobosan baru berupa layanan perizinan itu. Setiap hari dipastikan ada lembaga yang memanfaatkan program layanan tersebut.

“Peminatnya bagus, setiap hari ada. Tapi tidak pasti, kadang kalau banyak sampai lima atau sampai enam (lembaga,red), karena ini kan izin. Kadang juga dua atau tiga,” jelasnya.

Taufik menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih massif lagi kepada lembaga PAUD terkait layanan klinik mantap, mengingat lembaga yang telah memanfaatkan program itu mengaku sangat terbantu, tidak perlu bolak-balik dalam mengurus perizinan yang harus datang langsung kepada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker).

Menurutnya, rata-rata keterlambatan pengurusan izin operasional selama ini akibat lembaga tidak memahami alur penerbitan izin yang dilakukan melalui DPMPTSP Naker, serta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lain sesuai regulasi dan sistem online single submission (OSS).

Dia menambahkan, pihaknya menerima konsultasi serta pendampingan kepada pihak sekolah untuk memastikan kelengkapan syarat pengajuan izin agar sekolah tidak bolak-balik akibat persyarayan yang tidak lengkap dan lain-lain sebelum mengurus di mall pelayanan publik (MPP) yang berlokasi di Jalang Panglegur Pamekasan.

“Semoga program ini terus bermanfaat dan memudahkan lembaga pendidikan. Karena ini penting sekali untuk lembaga pendidikan di bawah,” harapnya.

Reporter : Redaksi | Editor : Ratih

Pos terkait