Pemasangan Baliho Elit Partai Politik Diduga Banyak Tak Barizin, Aktivitas Desak Pemkab Turunkan

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Sejumlah aktivis yang tergabung di Dewan Energi Aspirasi Rakyat Pamekasan, Madura, Jawa Timur (DEAR-JATIM) mendatangi kantor DPRD, Rabu, 1 September 2021.

Mereka melakukan audiensi dalam rangka meminta pemkab melalui dewan untuk menurunkan pemasangan pemasangan baliho yang berada di daerah perkotaan karena tidak memiliki izin.

Bacaan Lainnya

Ketua Dear Jatim Pamekasan, Ach Faisol mengatakan pemasangan itu melanggar peraturan bupati Pamekasan atau Perbup no 11 tahun 2017. “Memang diakui oleh pihak perizinan dan satpol pp, kecuali satu yang mengantongi izin yaitu, yang punya AHY yang berizin disebelah depannya SMK 3 Pamekasan, dan yang lain tidak berizin,” ucap Faisol.

Faisol panggilam akrab meminta Pemkab khususnya Satpol PP melalui DPRD agar segera menurunkan baliho tersebut. “Kami menuntut kepada Satpol PP untuk memberikan sanksi kepada oknum pemasangan reklame yang tidak berizin, kemudian Satpol PP cepat menurunkan reklame yang tidak berizin paling lama 2x 24 jam, dan satpol berjanji akan menurunkan dengan dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Pamekasan, Ali Masykur mengatakan Dinas terkait dan satpol pp sudah mendengarkan langsung penyampan aspirasi tersebut. “Kami sampaikan langsung tadi ke mereka tuntutannnya, ternyata mereka siap katanya,” singkatnya.

Reporter : Ach. Faisol | Editor : SD

Pos terkait