Koperasi Nuri Nyata Diterima Oleh Masyarakat, Ini Penjelasan Ketua Pengurus

  • Whatsapp
Koperasi Nuri Nyata Diterima Oleh Masyarakat, Ini Penjelasan Ketua Pengurus

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiyaan Syariah Nuri Jawa Timur (KSPPS JATIM) sudah dipastikan benar-benar nyata diterima oleh masyarakat.

Hal tersebut diungkap oleh Ketua Pengurus KSPPS Jatim, Achmad Mukhlisin pada saat usai acara kegiatan Hari Ulang Tahun (Harlah) Ke-13 KSPPS NURI Jatim di Kantor Pusat Jalan Raya Palduding, Desa Plakpak, Kecamatan Pagantenan, Pamekasan, Rabu, 1 November 2021.

Baca juga

Menurutnya, dengan banyaknya kantor KSPPS NURI di wilayah Madura. Hal tersebut sebagai indikator bahwa Nuri sudah dipastikan diterima oleh masyarakat.

“Tolak ukurnya kantor cabang semakin bertambah, jumlah pengelola semakin bertambah, aset dan omset juga terus tumbuh, dan mitra usaha dan pengembangan usaha juga terus berkembang,” jelas Mukhlisin panggilan akrab Achmad Mukhlisin.

Dengan adanya hal itu, maka pihaknya semakin percaya diri untuk memajukan Koperasi Nuri ke depan. Namun hal itu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya anggota yang sudah tergabung.

“Saat ini ada 26 kantor cabang yang tersebar di seluruh empat kabupaten di Madura dan empat kabupaten di luar Madura yaitu Jember, Situbondo Bondowoso Banyuwangi. Di Jawa itu sudah ada 7 kantor cabang.” tambahnya.

Selanjutnya, pihaknya punya tantangan baru untuk membuka kantor cabang baru di wilayah Kalimantan. Hal tersebut berdasarkan desakan atau semangat para alumni Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) yang ada di sana.

“Saat ini bagi kami, tokoh-tokoh dan pengurus Peradaban Kalimantan Barat ini juga mendesak Nuri untuk segera ada pelayanan juga di wilayah sana, bahkan diluar Kalimantan di daerah tempat lain juga ada permintaan Nuri untuk buka cabang, tentunya kalau ekspansinya di luar Provinsi Jawa Timur mengharuskan secara kelembagaan Nuri ini harus di bawah binaannya Kementerian Koperasi Republik Indonesia, bukan binaannya pemerintah provinsi, nanti harus ada alih bina,” ungkapnya.

Reporter : SD | Editor : MA

Pos terkait