Kelola Pemerintahaan Berkualitas, Profesional, dan Bersih, Mas Tamam: Kalau Tdak Berprestasi Jangan Mimpi Jadi Kepala Dinas

Kelola Pemerintahaan Berkualitas, Profesional, dan Bersih, Mas Tamam: Kalau Tdak Berprestasi Jangan Mimpi Jadi Kepala Dinas
Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam.

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menegaskan keseriusannya untuk mengelola pemerintahan yang berkualitas, profesional, dan bersih dari praktik korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini mengungkapkan, pihaknya akan memilih calon pemimpin di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan berdasarkan prestasi, serta capaian program yang telah dirancang. Bukan berdasarkan like atau dislike, apalagi berdasarkan uang. “Saya kemarin bilang ke pak Fata, kalau wamira (warung milik rakyat) nggak sukses jangan bermimpi jadi kepala dinas. Mimpi saja nggak boleh,” tegas orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu saat menerima paparan dari tim pendirian Wamira Mart, Senin sore, 4 Oktober 2021.

Bacaan Lainnya

Dirinya berkomitmen tidak ada jual beli jabatan selama memerintah Kabupaten Pamekasan. Sebab, target yang ingin dicapai daerahnya mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia. Apabila untuk menempati posisi strategis cukup dengan cara membayar, maka target itu dipastikan tidak akan tercapai. “Karena kalau dulu orang mau menempati posisi tertentu di kabupaten ini cukup bayar. Mau punya potensi, kemampuan, atau tidak cukup bayar kalau mau jadi kepala dinas. Kalau bupatinya saya, nggak usah bayar asalkan berprestasi. Nggak usah bayar apa-apa, cukup bayar kinerja,” tandasnya.

Dia mengingatkan, jabatan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang diduduki oleh Abd. Fata bukanlah posisi aman. Karena harus menunjukkan prestasi apabila ingin menpati kepala dinas definitif. Termasuk kepala OPD lain yang statusnya masih Plt.

“Nah, wamira ini bagian dari catatan, kenapa banyak Plt (OPD, red), karena saya memilih kinerja dulu baru jabatan. Nah, pak Fata ini sedang diuji oleh sejarah sekarang untuk melakukan langkah-langkah top untuk keluar dari cara biasa menuju cara yang luar biasa,” tegasnya di hadapan Abd. Fatta.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memiliki lima program prioritas selama kepemimpinannya. Yakni, ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi. Program reformasi birokrasi ini memastikan tidak ada jual beli jabatan, kinerja cepat berkebaruan, serta layanan yang excelent kepada masyarakat.

Reporter : Adv/SD | Editor : MA

Pos terkait