Gelar Sosialisasi di Balai Desa Larangan Dalam, Pemkab Pamekasan Beri Pemahaman Ketentuan Perundang-Undangan di Bidang Cukai

Gelar Sosialisasi di Balai Desa Larangan Dalam, Pemkab Pamekasan Beri Pemahaman Ketentuan Perundang-Undangan di Bidang Cukai

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Pemerintah Kabupaten Pamekasan bekerjasama dengan Bea Cukai Madura, Jawa Timur melakukan sosialisasi ketentuan perundang-undangan di bidang cukai kepada warga di Balai Desa Larangan Dalam, Rabu, 29 Kamis 2021.

Acara itu diikuti oleh perwakilan warga Desa Bulumbungan, Desa Duko Timur, Desa Grujungan, Desa Kaduara Barat, Desa Lancar, Desa Larangan Dalam, Desa Larangan Luar.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatannya, pihak Bea Cukai Madura, Firdaus mengatakan, sosialisasi ini adalah penting agar masyarakat memahami aturan di bidang cukai.

“Tentunya kalau rokok ilegal itu pasti akan merugikan banyak orang ya pak, ya merugikan diri sendiri, merugikan masyarakat lain dan merugikan negara itu sendiri karena hasil dari cukai rokok yang legal itu akan dikembalikan pada masyarakat lagi melalui DBHCHT,” ungkap Firdaus.

Menurutnya, DBHCHT sangat besar manfaatnya kepada masyarakat terutama tahun ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten Pamekasan mendapatkan DBHCHT lebih besar di timbang kabupaten lainnya di Madura.

“Sesuai yang yang diberitahukan tadi, DBHCHT tahun 2021, pembagiannya 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat, 20% persen nya untuk kesehatan, 20 persennya lagi untuk penegakan hukum,” tambahnya.

Firdaus berharap kepada para peserta yang mengikuti sosialisasi tadi agar menyampaikan kepada teman-teman yang lain keluarga tetangga. “Selain itu masyarakat juga punya peran untuk membagikan informasi kepada tetangga, teman dan keluarga-keluarga juga agar tidak memakai,” pungkasnya.

Reporter : Adv/SD | Editor : MA

Pos terkait