Bupati Pamekasan Berharap KIHT Bermemfaat kepada Petani

Pemkab Pamekasan Bahas Tindak Lanjut pembentukan Kawasan Industri Tembakau (KIHT) di Kabupaten Pamekasan
Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam saat menghadiri acara Forum Group Discussion (FGD).

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Baddrut Tamam menyampaikan, pihaknya menginginkan pembangunan KIHT tersebut segera terealisasi, karena adanya KIHT akan membantu petani tembakau dan pabrik rokok agar sama-sama tidak ada yang merasa dirugikan.

Menurutnya, KIHT merupakan suatu kawasan khusus industri hasil tembakau dalam memproduksi rokok yang terdiri dari beberapa perusahaan rokok. Selain bisa meminimalisir rokok ilegal, keberadaan KIHT dapat menyerap tembakau petani dengan harga yang maksimal, bisa menyerap tenaga kerja dan beberapa manfaat lainnya untuk kesejahteraan petani tembakau dan pabrikan.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita perlu banyak pendapat dari beberapa pihak, bagaimana wujud nyata KIHT ini secara operasional tidak terlalu lama,” jelas Mas Tama panggilan akran Baddrut Tamam.

Sejatinya, lanjut dia, pembangunan KIHT tersebut telah terencana pada tahun 2019, namun setelah rencana akan dilaksanakan itu matang, ternyata ada pandemi Covid-19 yang membuyarkan banyak program strategis untuk kepentingan masyarakat. Sebab, beberapa anggaran harus dialihkan untuk penangann wabah tersebut.

“Kemitraan strategis dengan beberapa pihak, termasuk dengan pabrikan ini penting. Pembangunan KIHT ini saya harapkan bisa menjadi role model baru, betapapun beberapa dinamika yang terjadi membuat teman-teman capek,” tandasnya.

Adanya target yang harus dicapai dalam program prioritas membuat organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja keras sesuai waku yang telah ditentukan. Termasuk pembangunan KITH tersebut, meskipun adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan realisasinya melambat.

“Dengan adanya KIHT saya berharap tembakau Pamekasan kita angkat derajatnya. Ya untuk semuanya, petani untung, pabrikan untung, dan bea cukai juga untung. Keuntungan pemerintah karena masyarakatnya tersenyum,” tandasnya.

Bupati yang masuk dalam bursa layak memimpin Jawa Timur ini meminta masukan dari sejumlah stake holder, termasuk bea cukai untuk memberikan arahan dalam pembangunan KIHT.

“Mudah-mudahan rencana yang kita kerjakan ini segera terwujud dan menjadi amal soleh kita,” harapnya.

Reporter : Adv/SD | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait