Bupati Pamekasan Akan Berikan Fasilitas Untuk PKL

Bupati Pamekasan Akan Berikan Fasilitas Untuk PKL

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan menata pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah ruas jalan agar wilayah kota terlihat indah dan rapi.

Pemerintah daerah rela bekerja sama dengan menyewa lahan milik pihak swasta agar PKL yang berjuangan di pinggir jalan dapat fasilitas yang layak dan nyaman. Hal tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Pamekasan, Abdul Fata mengungkapkan, pihaknya akan memanfaatkan lahan milik Yayasan Dharma Siswa di Jalan Dirgahayu untuk PKL yang beroperasi di sepanjang jalan tersebut.

“PKL itu nanti ditarik ke dalam, di Jalan Dirgahayu itu nanti PKL tidak ada semua. Tahun ini pengosongan dulu, apakah nanti pengosongan dengan pembangunannya semuanya tergantung dengan ketersediaan anggaran,” katanya, Jum’at (26/3/2021).

Menurutnya, relokasi PKL di sepanjang Jalan Dirgahayu guna meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke tempat tersebut dengan target akhir terjadi perputaran ekonomi yang lebih cepat. Tidak hanya soal ekonomi, di sepanjang jalan tersebut akan bersih.

“Yang jelas pak bupati menginginkan terlaksana juga (tahun ini, red). Tujuannya untuk menertibkan PKL biar bersih, ini program prioritas bupati juga pemberdayaan ekonomi melalui PKL,” tandasnya.

Dikatakan, relokasi PKL ke tempat yang lebih strategis itu merupakan komitmen Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memberdayakan masyarakat melalui lima program prioritasnya yang salah satunya adalah ekonomi.

“Itu bentuk nyata bahwa pak bupati memberikan perhatian serius kepada pemberdayaan UKM melalui PKL, tidak mungkin pak bupati menyediakan anggaran cukup besar kalau tidak punya perhatian serius,” tegasnya.

Pihaknya juga akan merelokasi PKL di Jalan Jokotole, Jalan Kesehatan dan sejumlah ruas jalan lainnya ke eks lahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jalan Kesehatan. Relokasi itu dilakukan setelah fasilitas di lahan tersebut rampung.

“Tahun ini pembangunan atap dan fasilitas lain, seperti toilet, kamar mandi, dan lain-lain,” terangnya.

Reporter : Adv/Firgi/Sdr | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait