Press Release Webinar Forum Komunikasi Mahasiswa Jember (FKMJ) tentang Penguatan Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja

Press Release Webinar Forum Komunikasi Mahasiswa Jember (FKMJ) tentang Penguatan Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja

Jember, KoranIndonesia.coPandemi Covid–19 yang melanda hampir semua negara di dunia berdampak terhadap semua sektor. Terutama sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, sehingga menyebabkan kegiatan ekonomi global terhenti dan perusahaan banyak yang “gulung tikar”. Akibatnya, banyak orang kehilangan pekerjaan karena terpaksa di PHK oleh perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Jember, Mochammad Thoha dalam keterangan tertulisnya Minggu (11/4/21), mengatakan pekerja yang kehilangan pekerjaan karena di PHK itu bukan berarti kehilangan perlindungan dan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Pekerja yg terkena PHK karena ada pemutusan sepihak oleh perusahaan, itu tetap mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Thoha mengatakan bahwa pemerintah sudah menyiapkan pelbagai program untuk menjamin para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi corona tetapi dengan catatan telah terdaftar dan ikut program BPJS Ketenagakerjaan.

“Pekerja yang terdampak corona dipastikan akan dibantu terutama pekerja yang sudah ikut program BPJS TK yang kena PHK. Terkait skema dari bantuan tersebut tidak jauh berbeda dengan penyaluran kartu pra-kerja,” ujarnya

Untuk itu, kata Mochammad Thoha menyikapi situasi tersebut, Forum Komunikasi Mahasiswa Jember menggelar kegiatan diskusi virtual zoom dengan mengusung tema “Penguatan Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja”, pada hari Senin besok (12/4/21). Kegiatan webinar tersebut dalam rangka memberikan informasi dan edukasi serta advokasi bagi para pekerja agar tetap mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan meskipun mendapatkan pemutusan sepihak dari perusahaan.

“Jaminan dan perlindungan sosial bagi pekerja yang di PHK akibat pemutusan sepihak itu amanah undang-undang untuk dibantu yang penting ikut program BPJS TK, karena itu terkait kesejahteraan pekerja,” terangnya

Menurut mantan pengurus Barkornas LAPMI PB HMI itu, BPJS Ketenagakerjaan tak hanya memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, tetapi termasuk korban PHK juga mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial.

BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai lembaga penyelenggara asuransi perlindungan. Artinya, BP Jamsostek memang diberikan amanah untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi seluruh pekerja. Ada jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kematian (JKM), serta Jaminan Pensiun (JP). Bahkan ada juga program jaminan dan perlindungan untuk korban PHK yang disebut sebagai Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) serta Jaminan Pelatihan dan Sertifikasi (JPS).

Thoha menjelaskan, bahwa webinar tersebut akan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki backgrounds dan kompetensi untuk berbicara tema tersebut. Indrajid Nurmukti Asisten Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga BP Jamsostek, Moch. Eksan mantan anggota DPRD Jawa Timur & Pendiri Eksan Institute, Nining, S.H., MH Wakil Ketua DPP Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI), Sumirah, S.Sos Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Ketenagakerjaan. Adapun moderator yang memandu kegiatan diskusi virtual itu adalah Nawari, peneliti muda Citra Institute.

Reporter : Nawari | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait