Tangkal Wabah Corona, Ketua Formad Ajak Masyarakat Madura Konsumsi Daun Kelor

  • Whatsapp

JAKARTA, koranindonesia.co, – Bupati empat kabupaten di pulau Madura mulai menerapkan social distancing akibat mewabahnya virus Corona, meskipun sampai berita ini dibuat belum ada informasi terkait warga yg positif ataupun suspek virus tersebut.

Keempat Bupati kabupaten tersebut, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan sudah mengeluarkan edaran atau pernyataan kepada setiap warganya, baik lingkungan dinas dan pemerintahan untuk bekerja dari rumah dan mengurangi berada dalam keramaian.

Hal ini mendapat tanggapan dari ketua Forum Mahasiswa Madura Jabodetabek, Mohammad Gazali, dia mengapresiasi langkah cepat Bupati dalam melindungi warganya dan kesigapan dini dalam mengantisipasi virus Corona.

“Meskipun sampai sekarang tidak ada yg positif virus, tapi langkah sigap yg diambil Bupati untuk selalu menjaga kewaspadaan kepada masyarakat sangat baik dan patut diapresiasi”. Katanya.

Gazali sapaan akrabnya juga menghimbau kepada masyarakat Madura, dg mengacu pada hasil penelitian tim peneliti gabungan kedokteran UI dan IPB, untuk tenang dan selalu mengkonsumsi sayur-sayuran yg bisa mencegah virus Corona masuk ke dalam tubuh, seperti daun kelor.

“Saya harap masyarakat tetap tenang, tidak panik. Banyak konsumsi daun kelor saja, kan itu bisa jadi obat penangkal virus Corona masuk tubuh seperti hasil penelitian tim gabungan kedokteran UI dan IPB”. Jelas Gazali. (18/03)

Diketahui bahwa, di Madura daun kelor bisa ditemui di mana saja dan masyarakat Madura paling pintar mengolahnya. “Konsumsi daun kelor saja setiap hari, niscaya tubuh terhindar dari wabah penyakit Covid-19 itu” lanjut Gazali.

Selain itu, Gazali juga menyatakan perhatiannya terhadap perilaku hidup bersih masyarakat agar terhindar dari segala macam virus dan penyakit seperti Covid-19. “Yang paling penting tetap selalu membiasakan pola hidup bersih, agar kita terhindar dari segala macam penyakit”. Pungkas Gazali. (Ina)

Pos terkait