Santri Ini Bersyukur Bukunya Menjadi Laris Usai Podcast Bersama Bupati Pamekasan

Pamekasan, KoranIndonesia.co – Shofiyullah HS, pengarang buku Cinta Dalam Cinta tak henti-hentinya mengucapkan syukur kepada Allah SWT setelah bukunya laris manis terjual dalam waktu cepat.

Pemuda kelahiran Pamekasan 1996 tersebut itu mengaku kecipratan barokah usai dirinya podcast bersama Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di rumah dinasnya tanggal 23 Agustus 2021 lalu. Hasil podcast bersama orang nomor satu di bumi Gerbang Dalam itu ternyata mendapat apresiasi publik.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya, kata Shofi, dirinya tidak menyangka akan mendapat kesempatan podcast bersama bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut. Disamping karena kesibukan bupati melayani rakyatnya, dirinya hanya berstatus santri yang seakan tidak mungkin terjadi. Namun ternyata prasangka itu tidak benar, dirinya bisa duduk bersama publik figur seperti Mas Tamam. Bahkan ia mendapat sambutan luar biasa ketika sampai di rumah dinas bupati. Selain cerdas, bupati juga ternyata sosok yang ramah dan murah senyum.

“Alhamdulillah mas, pemesanan naik setelah podcast dengan beliau (bupati, red). Sekarang saya masih nyetak lagi,” ujar santri sekaligus tenaga pengajar di Pondok Pesantren Banyuayu Desa Pamoroh Kecamatan Kadur tersebut mengawali mengawali obrolannya, Minggu (29/8/2021).

Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Pamekasan tersebut menceritakan, awal mula naiknya permintaan bukunya setelah dirinya menyebar hasil podcast bersama Mas Tamam di beberapa platform media sosial, terutama di sejumlah grup WhatApp yang ada. Rupanya, hasil podcast tersebut langsung mendapat jempol oleh para netizen. “Mungkin barokahnya kyai (bupati, red), setelah saya share di grup (hasil podcast, red) teman-teman banyak yang pesan. Bahkan famili saya yang ada di Betawi langsung memesan 100 buku,” ujar Shofi.

Tidak hanya terjual di kalangan famili, teman kampus dan teman organisasinya, melainkan buku cetakan pertamanya tersebut banyak pesanan datang dari orang-orang yang tidak ia kenal. Tercatat 300 lebih buku terjual dalam kurun waktu tak sampai seminggu setelah podcast bersama Bupati Pamekasan. Sebelum podcast bersama bupati, penjualan bukunya tidak selaris seperti sekarang. Ia pun memprediksi, permintaan bukunya akan terus naik hingga tiga tahun ke depan.

“Saya sangat terimakasih kepada kyai (bupati, red), karena berkat beliau bisa laris. Saya sebenarnya juga tidak menyangka,” tutur pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) cabang Pamekasan tersebut.

Dia menyampaikan terimakasih kepada Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam atas kesempatan podcast bersama dirinya yang masih berstatus pelajar. Dengan harapan kelak bisa melanjutkan perjuangan beliau mengabdi kepada agama, bangsa dan negara. “Terimakasih juga kepada teman-teman yang menyambut saya di sana,” pungkasnya.

Reporter : Adv/SD | Editor : Milky

Pos terkait