Pasca Tembus TV Nasional, Para Petinggi Sumenep Sambut Kepulangan Udin Tiktok dengan Buka Bersama

Pasca Tembus TV Nasional, Para Petinggi Sumenep Sambut Kepulangan Udin Tiktok dengan Buka Bersama

Sumenep, KoranIndonesia.co – Achmad Fawauddin alias Udin (16) yang viral beberapa waktu lalu hingga tembus stasiun TV nasional, kini ia kembali ke Sumenep.

Penyambutan dirinya dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi Kabupaten Sumenep diantaranya, Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah, Forkopimka Kangayan, Polsek Kangayan, Kepala Desa, Tim 16 Kabupaten Sumenep dan Kepala Sekolah Al-Ihsan tempat Udin menuntut ilmu.

Bacaan Lainnya

Acara penyambutan tersebut sekaligus buka bersama dengan para petinggi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep. Bertempat di Owner Mami Muda, Minggu (07/03/2021).

Udin mengatakan, bahwa dirinya sangat tidak menyangka dengan viralnya vidio Tiktok yang ia buat bisa sampai mendapat undangan dari pihak TransTV untuk menjadi bintang tamu.

“Untuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih Kapolsek dan Camat Kangayan serta semua kalangan yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami dari rumah hingga ke Jakarta, dan sampai kembali ke Sumenep,” ujarnya.

Dengan pencapaian Udin saat ini, Kapolsek Kangayan IPDA Miftahol Rahman, S.H, berharap Udin dapat mengembangkan bakat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan ditingkatkan dari sebelumnya.

“Dan saat ini Udin diminta menjadi ikon dari BNNK Sumenep oleh Kepala BNNK Sumenep untuk menginspirasi teman-teman di sekolahnya dalam memerangi narkotika,” imbuhnya.

Menurut Kepolsek Kangayan, Udin telah membawa nama harum sekolah, Desa, dan Kecamatan. Bahkan, nama baik masyarakat Sumenep. Udin telah mamotivasi dan membangkitkan semua kalangan khususnya pelajar agar di situasi Covid-19 ini bisa diisi dengan kegiatan positif memanfaatkan Tiktok menjadi olah gerakan yang menyehatkan.

Kepala Sekolah Al-Ihsan, Sahraini Jatim, M.Pd., juga menyampaikan rasa bangganya dan mengapresiasi kepada anak didiknya tersebut atas prestasi yang telah ia torehkan hingga ke stasiun TV nasional.

“Saya merasa termotivasi dengan terkenalnya Udin membawa nama sekolah atau lembaga saya itu menjadi beban moral tersendiri untuk bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga (Al-Ihsan), maka dari itu perlu kami tingkatkan semangat belajar dan memberikan motivasi terhadap anak didik yang lain supaya bisa mengembangkan keahliannya di bidang masing-masing,” harapnya.

Reporter : Firdausi | Editor : Muhlis Arifin

Pos terkait